Apa itu Perawatan Gangguan Kesehatan Kaki Lanjutan?

Perawatan gangguan kesehatan kaki lanjutan adalah kunjungan kembali ke klinik [podiatris] (https://www.docdoc.com/id/id/info/specialty/podiatrist) untuk mendapat diagnosis, perawatan atau penanganan jangka panjang terhadap gangguan pada kaki.

Podiatris adalah dokter spesialis yang menangani kondisi yang menyerang kaki, baik yang jelas terlihat maupun disebabkan oleh penyakit tertentu. Saat menjalani perawatan atau penanganan kondisi tersebut, pasien akan diminta melakukan kunjungan lanjutan ke klinik dokter selama beberapa kali agar dokter dapat memantau perkembangan serta memastikan pasien mendapat perawatan medis secara berkala. Hal ini dapat membantu mengurangi komplikasi serta risiko.

Siapa yang Perlu Menjalani Perawatan Gangguan Kesehatan Kaki Lanjutan dan Hasil yang Diharapkan

Pasien yang menginginkan diagnosis, perawatan atau penanganan jangka panjang demi kesehatan kaki, perlu mengikuti perawatan umum atau yang telah dijadwalkan sebelumnya. Perawatan ini dapat mengatasi gangguan pada kaki yang timbul akibat penyakit, kondisi bawaan, masalah pada kuku atau kulit, atau cedera, seperti:

Penyakit

  • Penyakit arteri perifer/ Penyakit vaskular perifer
  • Encok
  • Rematik
  • Diabetes
  • Morton Neuroma
  • Lupus
  • Bunion (Kelainan bentuk jempol kaki)
  • Penyakit kusta/lepra
    Masalah pada kulit dan kuku kaki

  • Kaki atlet

  • Mata ikan
  • Kapalan
  • Kutil
  • Kuku tumbuh menembus daging
    Kondisi bawaan

  • Kaki datar

  • Charcot-Marie-Tooth atau neuropati motorik bawaan
  • Kaki tumbuh tidak sejajar
  • Kaki cacat membengkok ke dalam (clubfoot)
    Cedera

  • Cedera yang menyebabkan nyeri pada tulang kering (tibia)

  • Patah tulang
  • Retak tulang
  • Keseleo dan terkilir
  • Ibu jari kaki patah
  • Pertumbuhan tulang tambahan pada tulang normal
  • Ibu jari keseleo


Tujuan dari setiap prosedur lanjutan didasarkan pada kondisi pasien serta rangkaian perawatan yang dijalani. Contohnya, perawatan lanjutan yang dijadwalkan setelah pasien menjalani perawatan, ditujukan untuk memeriksa keefektifan perawatan. Sedangkan yang dilakukan oleh pasien dengan kondisi bawaan akan terfokus pada penanganan kondisi tersebut.

Cara Kerja Perawatan Gangguan Kesehatan Kaki Lanjutan

Metode yang digunakan pada perawatan lanjutan akan disesuaikan dengan kondisi yang melatarbelakangi gangguan kesehatan kaki.

Untuk gangguan yang disebabkan oleh penyakit, perawatan akan dilaksanakan bersamaan dengan pengobatan atau perawatan penyakit. Misalnya, pasien diabetes membutuhkan perawatan kaki serta pemeriksaan diabetes rutin. Perawatan lanjutan akan terus berjalan selama pasien masih mengikuti penanganan diabetes, yang kerap kali berlangsung seumur hidup.

Bagi pasien dengan masalah kulit dan kuku, perawatan lanjutan kemungkinan dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu dan bertahan hanya sampai kondisi sudah normal, atau secara rutin, khususnya jika kondisi yang dialami timbul kembali (seperti pada kutil).

Untuk kondisi bawaan, perawatan lanjutan bukan merupakan kebutuhan yang penting, tidak seperti pada kerusakan kaki yang disebabkan oleh penyakit. Kunjungan perawatan akan dijadwalkan satu kali dalam setahun, namun dilakukan rutin seumur hidup pasien. Apabila pasien menginginkan pembedahan pada kakinya, ia harus tetap mengunjungi dokter spesialis kaki untuk mengikuti perawatan pasca-bedah.

Untuk cedera kaki, perawatan lanjutan hanya akan berjalan selama beberapa waktu tertentu, atau hingga cedera benar-benar sembuh. Pada cedera parah, atau yang membutuhkan amputasi atau menyebabkan cacat permanen, pasien akan diminta untuk melakukan perawatan secara teratur. Hal ini berlaku bagi kondisi yang membutuhkan terapi atau rehabilitasi.

Di samping tujuan dan jadwal perawatan lanjutan, terdapat pola umum yang selalu dilakukan dokter. Pada permulaan, dokter spesialis kaki akan meminta pasien menjelaskan kondisi kesehatan secara umum, gejala lama dan baru yang berpengaruh pada kaki, perubahan yang disadari oleh pasien, dan keluhan serta kekhawatiran pasien. Dokter kemudian akan bertanya apakah obat-obatan atau alat bantu ortotik membantu proses pemulihan dan memudahkan pasien. Pemeriksaan fisik kaki juga merupakan prosedur penting yang selalu dilaksanakan pada saat perawatan. Setelah semua selesai, dokter akan memberikan saran atau rekomendasi tentang cara memperbaiki kondisi dan membuat penyesuaian rencana perawatan bila diperlukan.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Perawatan Gangguan Kesehatan Kaki Lanjutan

Perawatan gangguan kesehatan kaki lanjutan adalah kunjungan rutin pada klinik dokter yang aman untuk diikuti. Pemeriksaan fisik yang dilaksanakan pada setiap sesi, tidak memicu risiko apapun pada pasien. Gangguan kesehatan kaki yang memiliki risiko besar, seperti kehilangan anggota tubuh, dapat dihindari dengan melakukan perawatan jangka panjang yang tepat dan rutin.

Rujukan:

  • Klein SE. Conditions of the forefoot. In: DeLee JC, Drez D Jr, Miller MD, eds. DeLee and Drez's Orthopaedic Sports Medicine. 3rd ed. Philadelphia, Pa: Saunders Elsevier; 2009: bab H.

  • Hirose CB, Clanton TO, Wood RM. Etiology of injury to the foot and ankle. In: DeLee JC, Drez D Jr, Miller MD, eds. DeLee and Drez's Orthopaedic Sports Medicine. 3rd ed. Philadelphia, Pa: Saunders Elsevier; 2009: bab J.

Bagikan informasi ini: