Apa itu Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat Lanjutan?

Pemeriksaan kesehatan masyarakat lanjutan merupakan pemeriksaan kondisi kesehatan masyarakat dan penilaian resiko kesehatan tertentu yang mungkin muncul. Biasanya, tindakan ini perlu dilakukan ketika terdapat wabah penyakit tertentu yang dapat mengancam kesehatan masyarakat. Misalnya, pemeriksaan kesehatan masyarakat lanjutan perlu dilakukan ketika terdapat warga yang didiagnosis dengan penyakit kesehatan serius (seperti Ebola) yang dapat menjadi resiko bagi kesehatan masyarakat lainnya. Resiko dan situasi yang berbeda dapat ditangani dengan pemeriksaan lanjutan yang berbeda pula.

Tujuan utama dari tindakan ini adalah untuk melindungi dan meningkatkan kesehatan seluruh masyarakat dengan memberikan diagnosis dan penilaian resiko kesehatan sehingga pengobatan yang tepat dan langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan. Jika pemeriksaan kesehatan lanjutan tidak dilakukan, ada kemungkinan resiko kesehatan tertentu dapat menyebar di lingkungan masyarakat.

Siapa yang Perlu Menjalani Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat Lanjutan dan Hasil yang Diharapkan

Pemeriksaan kesehatan masyarakat lanjutan dapat dilakukan di setiap lingkungan masyarakat ketika ditemukan adanya resiko kesehatan tertentu. Tujuan langsung dari tindakan ini adalah untuk mengetahui resiko, tingkat penyebarannya, dan memberikan perawatan serta rehabilitasi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Dalam melakukan tindakan ini, seluruh rumah sakit, dokter, dan perawat di sekitar masyarakat diberikan informasi mengenai resiko dan pedoman pemeriksaan serta pengobatan penyakit, sehingga kasus individu dapat ditangani, dipantau, dan dicatat sebaik mungkin. Tindakan ini memungkinkan dokter untuk memberikan anjuran mengenai pengawasan, pengobatan, dan pencegahan resiko kesehatan tertentu langsung kepada masyarakat.

Pemeriksaan kesehatan masyarakat lanjutan dilakukan ketika terdapat resiko kesehatan tertentu, seperti:

  • Penyakit menular serius, seperti AIDS/HIV
  • Penyakit kronis, seperti hepatitis
  • Kontaminasi bakteri
  • Penyakit akibat virus, seperti SARS, demam berdarah, dan lainnya
  • Bahan berbahaya, seperti bahan radioaktif
  • Gigitan hewan, baik hewan jinak maupun liar
  • Penyakit arboviral, seperti ensefalitis dan demam berdarah dengue


Tindakan ini perlu dilakukan jika terjadi:

  • Wabah
  • Kasus infeksi baru
  • Kondisi yang dapat membuat tersebarnya penyakit di lingkungan masyarakat


Tindakan pemeriksaan kesehatan masyarakat dapat dilakukan untuk penyakit kesehatan apapun untuk mengetahui persebaran penyakit tersebut dalam cakupan lokasi dan jangka waktu tertentu di lingkungan masyarakat. Sebagai contohnya, tindakan ini dapat digunakan untuk mengetahui perbandingan jumlah pasien yang menderita penyakit tertentu dalam masyarakat dari tahun ke tahun. Tindakan ini juga dapat dilakukan untuk menentukan apakah jumlah kasus tersebut meningkat atau menurun dalam periode satu tahun.

Cara Kerja Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat Lanjutan

Program pemeriksaan lanjutan ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pemeliharaan kesehatan masyarakat. Jika ditemukan adanya resiko tertentu, dokter dan perawat yang menangani kasus ini akan melaporkan temuannya kepada pihak yang berwenang, lalu kemudian akan diambil langkah yang tepat. Tindakan ini melibatkan:

  • Memberikan pengobatan dan pengetahuan kepada pasien yang terjangkiti oleh penyakit
  • Melakukan pemeriksaan lebih untuk menentukan penyebab dan faktor lain yang berhubungan dengan resiko/bahaya penyakit
  • Menemukan ciri, gejala, atau tanda pada penderita yang terinfeksi, sehingga dapat diketahui faktor resikonya dan dapat mengidentifikasi masyarakat lainnya yang beresiko terserang penyakit
  • Skrining seluruh masyarakat yang terkena kontak pasien atau faktor penyebab resiko penyakit
  • Mengidentifikasi wabah yang terjadi
  • Menahan infeksi atau bahaya yang ada
  • Membentuk strategi pengurangan resiko serta pencegahannya secara cepat dan tepat
  • Mengalokasikan sumber daya kesehatan masyarakat, seperti dana, untuk menahan resiko/bahaya penyakit
  • Melaporkan kasus baru atau bahaya tingkat nasional


Pada akhir tindakan ini, dokter atau perawat harus membuat laporan yang dapat meringkas rincian resiko atau bahaya yang ada. Ringkasan penilaian resiko atau laporan kasus penyakit yang ada memiliki peran penting dalam menyebarkan informasi kepada seluruh tenaga medis di sekitar masyarakat. Komponen yang perlu ada dalam laporan tersebut adalah:

  • Gambaran umum resiko/bahaya – Bagian ini mencakup seluruh informasi penting mengenai penyakit atau bahaya kesehatan, seperti cara penularan, masa inkubasi, periode menular, gejala, dan tanda peringatan, dan faktor resiko.

  • Laporan kasus – Laporan ini merangkum tingkat dan kecenderungan infeksi/kontaminasi.

  • Definisi kasus – Laporan ini menentukan tingkat kasus yang telah dikonfirmasi dan kasus yang mungkin terjadi serta menjelaskan berbagai jenis kasus infeksi.

  • Pengelolaan kasus – Laporan ini merangkum setiap kasus yang ditangani, mulai dari kasus dan investigasi paparan hingga isolasi.

  • Pengelolaan kontak – Laporan ini merangkum pengidentifikasian masyarakat yang terkena kontak infeksi/kontaminasi untuk penilaian.

  • Pengujian laboratorium – Langkah ini memuat pedoman pengujian laboratorium yang ada.

  • Pengelolaan pengawasan – Laporan ini merangkum bagaimana kasus infeksi dan kontaminasi yang ada dapat diidentifikasi dan dipantau.

  • Komunikasi/penyebaran data – Laporan ini merangkum bagaimana kasus baru harus dilaporkan kepada pejabat kesehatan masyarakat.

  • Kegiatan pencegahan – Bagian ini memuat seluruh langkah pencegahan di tempat, seperti vaksinasi dan pengendalian wabah.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Pemeriksaan Kesehatan Masyarakat Lanjutan

Tanpa tindakan pemeriksaan lanjutan yang tepat, resiko dan bahaya kesehatan dapat menyebar lebih cepat di sekitar masyarakat karena:

  • Kasus baru tidak dilaporkan dan ditangani dengan baik
  • Infeksi dan bahaya tidak ditahan dengan tepat, sehingga dapat meningkatkan penyebaran dan resiko wabah
  • Dokter dan perawat tidak memiliki cukup informasi dan pengetahuan tentang resiko/bahaya kesehatan


Pemeriksaan kesehatan masyarakat lanjutan membantu menekankan pentingnya langkah pencegahan dan memberikan pengetahuan kepada penyedia layanan kesehatan masyarakat tentang cara menanggapi setiap resiko kesehatan atau infeksi baru. Dengan tindakan iin, masyarakat dapat terlindungi dari resiko kesehatan dan bahaya serius.
Rujukan:

  • American Public Health Association
Bagikan informasi ini: