Apa itu Konsultasi Operasi Plastik Lanjutan?

Operasi plastik adalah tindakan invasif yang bertujuan untuk meningkatkan atau mengembalikan penampilan dan fungsi bagian tubuh yang berbeda-beda. Tindakan ini tidak hanya dilakukan untuk tujuan kecantikan, tapi juga rekonstruktif. Beberapa tindakan operasi plastik yang populer di antaranya, operasi pembesaran payudara, operasi pembentukan wajah, facelift, dan sedot lemak. Sama seperti jenis tindakan bedah lainnya, perawatan pasca operasi sangat penting untuk menghindari kemungkinan komplikasi seperti: infeksi, pembengkakan dan rasa sakit yang hebat.

Spesialis bedah plastik biasanya menjadwalkan konsultasi lanjutan setelah pasien dipulangkan dari rumah sakit atau klinik khusus, tempatnya melakukan operasi. Pada saat konsultasi, pasien diberikan petunjuk khusus tentang cara merawat luka dan daftar hal-hal yang harus diperhatikan agar pasien tidak perlu menjalani konsultasi darurat dengan dokter bedah.

Sangat penting untuk mengikuti instruksi dokter bedah dengan tepat. Jika tidak, maka akan meningkatkan risiko komplikasi, bahkan bisa menyebabkan hasil yang tidak diinginkan.

Konsultasi lanjutan biasanya dijadwalkan pada saat masa penyembuhan dimulai. Jika pada saat itu belum ada perkembangan, spesialis bedah dapat memberikan obat dan instruksi atau melakukan tindakan tambahan yang dapat membantu mempercepat pemulihan pasien.

Siapa yang Harus Menjalani Konsultasi Operasi Plastik Lanjutan dan Hasil yang diharapkan

Siapa saja yang telah menjalani operasi plastik dijadwalkan untuk melakukan konsultasi lanjutan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa luka sembuh dengan benar dan dalam beberapa kasus, untuk melepaskan benang jahit, balutan, atau perban. Konsultasi lanjutan ini memberi kesempatan bagi pasien untuk mendiskusikan kekhawatiran mereka, jika ada, atau gejala-gejala memburuknya luka yang dialami pasien antara pada saat mereka telah dipulangkan dari rumah sakit dan jadwal konsultasi lanjutan.

Pasien dapat meminta konsultasi lanjutan lebih sering sampai luka sembuh sepenuhnya dan pembengkakan menghilang.

Cara Kerja Konsultasi Operasi Plastik Lanjutan

Cara kerjanya bergantung pada bagian mana yang telah dioperasi, luasnya tindakan operasi yang dilakukan dan keadaan pasien. Sebab, spesiliasi bedah tertentu seperti dokter bedah mulut perlu mengikuti protokol tertentu. Dalam beberapa kasus, spesialis bedah hanya perlu memeriksa apakah luka sembuh dengan baik. Di kasus lain, spesialis bedah akan melepas balutan dan jahitan.

Dalam kasus apapun, konsultasi biasanya dimulai dengan wawancara singkat untuk membahas apakah pemulihan pasien mengalami kemajuan atau apakah ada gejala tak terduga. Kemudian, dokter bedah akan memeriksa luka secara visual untuk melihat apakah itu adalah proses penyembuhannya seperti yang diharapkan.

Jika pasien mengeluh tentang rasa sakit atau ketidaknyamanan, spesialis bedah dapat memilih untuk menyesuaikan obat atau merekomendasikan terapi yang sesuai dengan kondisinya.

Kebanyakan konsultasi lanjutan hanya berlangsung selama satu jam tapi bisa lebih lama, jika pasien menunjukkan gejala tak terduga. Dalam kasus tersebut, tes diagnostik akan dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab dan, jika diperlukan, rencana pengobatan akan dirancang.

Konsultasi lanjutan untuk pasien bedah plastik biasanya dijadwalkan beberapa minggu setelah tindakan. Namun, pasien dapat mengunjungi spesialis bedah plastik mereka lebih dini daripada yang dijadwalkan, jika mereka mengkhawatirkan gejala seperti pendarahan parah atau berlebihan, sakit perut, pembengkakan, atau demam dalam masa pemulihan. Demam merupakan tanda infeksi, sementara itu perdarahan yang berlebihan dan nyeri perut adalah tanda-tanda bahwa tubuh pasien tidak mampu memulihkan diri.

Namun, penting untuk diingat bahwa gejala lain, seperti rasa sakit dan mual, adalah hal yang normal. Dokter bedah akan memberikan obat untuk mengendalikan gejala ini ketika pasien dipulangkan dari rumah sakit.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Konsultasi Bedah Plastik Lanjutan

Meskipun konsultasi itu sendiri tidak memiliki resiko atau komplikasi, proses penyembuhan tiap pasien dapat berbeda-beda dan hal ini dapat dipengaruhi oleh komitmen pasien untuk mengikuti petunjuk perawatan pasca operasi dengan tepat.

Jika pasien tidak mengikuti petunjuk dokter bedah selama periode pemulihan, berarti ia memperbesar resiko komplikasi.Sangat penting untuk diingat bahwa, meskipun hasil akhir tindakan operasi plastik sangat bergantung pada keterampilan spesialis bedah, tindakan pasien selama proses pemulihan dapat mengubah hasil yang diinginkan.

Misalnya, pasien diinstruksikan untuk menahan diri mengonsumsi jenis obat selain yang ditentukan. Jika pasien tidak mengikuti instruksi ini dan mengonsumsi obat-obatan tertentu, hal ini bisa mengganggu proses penyembuhan, atau bahkan menyebabkan [perdarahan] (https://www.docdoc.com/id/id/info/condition/pendarah) parah. Jika hal ini terjadi, ada kemungkinan bahwa luka tidak akan secepat yang diharapkan, sehingga memengaruhi hasil akhir operasi. Serta, jika pasien tidak mengikuti petunjuk tentang cara untuk benar membersihkan luka dan mengganti balutan, infeksi dapat berkembang dan pada akhirnya hal ini dapat memperpanjang periode pemulihan.

Rujukan:

  • McGrath MH, Pomerantz J. Plastic surgery. In: Townsend CM, Beauchamp RD, Evers BM, Mattox KL, eds. Sabiston Textbook of Surgery. 19th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2012:chap 69.
Bagikan informasi ini: