Definisi dan Gambaran Umum

Pemutihan gigi (teeth whitening) adalah tindakan umum dalam kedokteran gigi umum yang dilakukan oleh para dokter gigi bersertifikat termasuk dokter gigi, ahli kesehatan gigi yang terdaftar dan terapis gigi dengan tujuan untuk mencerahkan warna gigi dan membuat mereka terlihat lebih putih. Tidak seperti pemucatan atau pengelantangan warna gigi, pemutihan atau pencerahan gigi dirancang untuk mengembalikan warna permukaan gigi dengan menghilangkan sisa-sisa dan kotoran.

Penyebab Perubahan Warna Gigi

Setiap gigi terdiri dari dua lapisan, dentin dan enamel. Enamel adalah permukaan paling atas dari permukaan gigi dan di bawahnya adalah dentin, yang memiliki warna kekuningan alami. Seiring waktu, enamel gigi menjadi lebih tipis sejalan dengan usia, dan menyebabkan permukaan kekuningan dentin menjadi lebih terlihat. Hal ini membuat gigi seseorang terlihat kekuningan bukan putih.

Kemungkinan penyebab lain noda gigi adalah:

  • Sering mengkonsumsi makanan berwarna gelap atau makanan dengan banyak pewarna seperti wortel dan jeruk.
  • Sering mengkonsumsi minuman berkafein seperti kola, kopi, dan teh
  • Merokok

Pilihan untuk pemutihan/pencerahan warna gigi yang bisa di pilih

Perawatan di rumah

Ada beberapa solusi untuk gigi yang berubah warna, mulai dari produk yang bisa dibeli hingga yang tersedia di kantor dokter gigi. Bagi mereka yang ingin mencoba cara pencerahan warna gigi sebelum mencari bantuan profesional, berikut adalah produk – produk pencerahan gigi di rumah yang bisa di ambil keuntungannya :

  • Pasta gigi pemutih - pasta gigi yang mengandung bahan pemutih kimia menghilangkan noda pada permukaan dan memutihkan gigi sekitar satu tingkat.

  • Gel pemutih – Gel pemutih berbahan dasar peroksida dioleskan pada permukaan gigi dengan menggunakan sikat kecil. Meskipun cepat dan efektif, gel ini hanya dapat memberikan hasil yang berkelanjutan untuk waktu terbatas, yaitu sekitar empat bulan.

  • Strip pemutih – Strip pemutih yang dijual bebas berbentuk tipis, strip berlapis peroksida yang ditempatkan pada permukaan gigi. Cara ini diterapkan dua kali per hari selama 14 hari berturut-turut dan dibuang 30 menit setelah digunakan. Hasilnya juga dapat bertahan hingga empat bulan.

  • Obat kumur mulut – obat kumur pencerah warna gigi lebih mudah digunakan karena mereka dapat menggantikan obat kumur biasa. Dengan demikian, selain bermanfaat sebagai pemutih, obat ini juga membantu menyegarkan nafas, mengurangi plak gigi, meningkatkan kesehatan gusi, dan memastikan kebersihan mulut lebih baik secara keseluruhan. Sayangnya, karena bilasan hanya kontak dengan gigi selama sekitar satu menit dalam dua kali sehari, cara ini cenderung memakan waktu hingga 12 minggu untuk menghasilkan efek yang lebih terlihat.

Meskipun ada banyak pilihan produk pencerahan warna gigi dirumah, pilihan terbaik adalah berkonsultasi ke dokter gigi yang dapat merekomendasikan cara terbaik untuk digunakan berdasarkan pada tingkat keparahan pewarnaan dan kondisi keseluruhan gigi. Hal ini termasuk:

  • Wadah pemutih gigi – wadah ini, yang diisi dengan gel pemutih, ditempatkan di dalam mulut selama 20-30 menit dua kali sehari. Saat dipakai, wadah ini akan memaparkan gigi dengan bahan pemutih berbahan dasar peroksida. Karena panjangnya paparan, cara ini sangat efektif bahkan untuk noda berat.

  • Tindakan pencerahan warna gigi di ruang dokter – Dokter gigi menawarkan tindakan pemutihan yang dilakukan di ruang praktek mereka, dimana mereka langsung menerapkan bahan pemutih pada permukaan gigi. Panas, laser, atau cahaya khusus kemudian digunakan untuk mengaktifkan bahan, menyebabkan gigi hampir seketika terlihat putih. Untuk hasil yang sangat terlihat, mungkin diperlukan beberapa kali kunjungan ke dokter gigi. Meskipun cepat dan dijamin, cara ini juga merupakan teknik pencerahan warna gigi termahal yang tersedia saat ini.

Apapun produk atau tindakan yang digunakan, hasil pencerahan warna gigi masih bergantung pada:

  • Kondisi gigi secara keseluruhan
  • Tingkat beratnya pewarnaan
  • Kekuatan atau konsentrasi bahan pemutih

Keterbatasan dalam Pencerahan Warna Gigi

Tidak semua orang yang ingin memiliki gigi mereka lebih putih dapat dengan aman melakukannya. Pemutihan gigi tidak dianjurkan untuk:

  • Anak-anak di bawah usia 16 tahun
  • Wanita hamil
  • Wanita menyusui
  • Orang dengan gigi sensitif
  • Orang yang alergi terhadap peroksida, bahan pemutih utama yang digunakan
  • Orang dengan kesehatan gusi yang menurun dan penyakit gusi lainnya
  • Orang yang memiliki perbaikan gigi seperti mahkota dan tambalan
  • Orang dengan enamel yang sudah tipis
    Referensi:

  • Akademi Kecantikan Gigi Amerika (American Academy of Cosmetic Dentistry)

  • Perkumpulan Gigi Massachusetts: “Ringkasan Pendidikan Lanjutan di bidang Kedokteran Gigi” (Massachusetts Dental Society: “Compendium of Continuing Education in Dentistry.”)
  • Yayasan Kesehatan Gigi Inggris: “Kecantikan Gigi” (British Dental Health Foundation: “Cosmetic Dentistry.”)
Bagikan informasi ini: