Apa itu Pencabutan Gigi Anak?

Cabut gigipediatri atau pencabutan gigi anak merujuk pada pencabutan gigi untuk pasien dalam usia pediatri. Ketentuan usia pediatri berbeda-beda di setiap negara, tetapi di Amerika Serikat, usia pediatri ada di antara 0 sampai 21 tahun.

Meskipun dilapisi email, yang merupakan zat kimia terkeras pada tubuh, gigi masih dapat rusak karena berbagai alasan. Di antaranya adalah [cedera trauma] (https://www.docdoc.com/id/id/info/condition/trauma), cedera, infeksi gusi, karang gigi, dan lainnya. Pekerjaan dokter gigi adalah untuk memastikan gigi tetap sehat jika ada masalah gigi, prioritasnya adalah untuk menyelamatkan gigi yang sudah rusak itu semaksimal mungkin. Namun, dalam beberapa kasus, mencabut gigi merupakan pilihan yang paling baik dan yang satu-satunya dapat dilakukan.

Siapa yang Perlu Menjalani Cabut Gigi Anak

Cabut gigi pediatri menjadi sangat diperlukan bila:

Kerusakan gigi yang parah – salah satu tantangan terbesar dalam perawatan mulut adalah karies gigi atau kerusakan gigi. Jika perawatan gigi segera dilakukan, gigi yang sudah rusak dapat diselamatkan denggan mudah menggunakan tambalan gigi. Dalam beberapa kasus yang lebih arah, terapi saluran akar dapat dilakukan. Namun, jika gigi sudah tidak bisa dirawat lagi, dokter gigi tidak akan punya pilihan lain kecuali mencabutnya.

  • Gigi bayi – juga dikenal sebagai gigi susu atau gigi yang rontok, gigi susu adalah serangkaian kumpulan gigi yang pertama kali muncul. Kumpulan gigi tersebut mulai berkembang selama masa kehamilan ibu, tetapi baru muncul benar setelah bayi berusia enam bulan. Gigi susu berperan dalam perkembangan lubang pada mulut dan akan digantikan dengan gigi permanen yang biasanya mulai muncul pada usia enam atau tujuh tahun. Biasanya, gigi susu akan menjadi longgar dan mudah untuk dicabut dengan sendirinya. Namun, terkadang jika gigi permanen akan muncul tapi gigi susunya belum juga lepas, maka gigi susu akan perlu dicabut oleh [dokter gigi] (https://www.docdoc.com/id/id/info/specialty/dokter-gigi-spesialis) untuk mencegah masalah gigi ke depannya.

  • Ortodonti – susunan gigi yang tidak rata perlu diperbaiki secepatnya karena dapat mempengaruhi kekuatan menggigit pasien dan juga fungsi umum gigi pada anak-anak. Dalam beberapa kasus, beberapa gigi perlu diangkat untuk memberikan ruang bagi gigi yang lain untuk dirapikan.

  • Impaksi gigi bungsu – juga dikenal sebagai geraham ketiga, gigi bungsu dapat mengalami impaksi atau tidak dapat lepas. Ini dapat menyebabkan infeksi dan peradangan, yang dapat memberikan rasa sakit dan kerusakan pada gigi di sekitarnya. Karena lokasinya, pencabutan gigi geraham bungsu perlu segera diangkat dan dilakukan dengan pembedahan mulut minor.

Cara Kerja Pencabutan Gigi Anak

Tindakan gigi dimulai dengan konsultasi menyeluruh dengan dokter gigi. Karena kebanyakan anak-anak cenderung sungkan untuk bertemu dengan dokter gigi, konsultasi biasanya dilakukan untuk memberikan hubungan yang baik antara dokter gigi dan pasien anak, untuk memperoleh kepercayaannya. Orang tua juga diberikan instruksi untuk menyiapkan anaknya sebelum tindakan dilakukan. Kemudian, pengambilan gambar santir menggunakan sinar-X yang akan memberikan gambaran tidak hanya pada gigi yang rusak, tetapi juga kondisi akarnya dan kondisi gigi di sekitarnya. Melalui gambar ini, dokter gigi dapat mengidentifikasi solusi yang paling tepat untuk menyelesaikan masalahnya.

Selama tindakan dilakukan, anak-anak mungkin akan diberikan zat sedatif, tergantung dari apakah anak tersebut masih takut atau tidak. Penting bagi dokter gigi untuk sabar dan menyesuaikan dirinya dengan kondisi emosional dan mental anak tersebut.

Bius lokal juga akan diberikan sebelum pencabutan gigi untuk membuat daerah yang akan dicabut agar menjadi mati arasa dan mengurangi rasa tidak nyaman. Dalam kasus pembedahan, seperti untuk pengangkatan gigi geraham bungsu, bius total mungkin akan diberikan.

Untuk pencabutan gigi sederhana, alat kedokteran gigi yang disebut elevator akan digunakan untuk melonggarkan gigi dari rongganya sebelum diangkat menggunakan sepasang forceps (tang untuk mengangkat gigi). Pendarahan mungkin akan terjadi, tetapi biasanya akan berhenti setelah 24 jam setelah tindakan. Dalam kasus pencabutan gigi geraham bungsu, gusi di sekitar gigi akan dirobek, agar dokter gigi mendapatkan penglihatan yang cukup untuk mencabut gigi tersebut. Dalam beberapa kasus tertentu, gigi yang akan diangkat mungkin akan dihancurkan dalam beberapa bagian sebelum dicabut. Ini biasanya dilakukan bila gigi tersebut tersebut tertutup oleh tulang. Luka yang ada kemudian akan dijahit. Kemudian, pasien akan diberikan antibiotik selama 5 sampai 7 hari untuk mencegah terjadinya infeksi. Pasien juga diharapkan untuk melakukan kunjungan lanjutan seminggu setelah tindakan dilakukan, untuk melakukan pengangkatan jahitan dan agar dokter gigi dapat memeriksa kondisi dan pemulihan luka.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Pencabutan Gigi Anak

Anak-anak dapat menunjukkan komplikasi seperti pada pasien orang dewasa, seperti rasa tidak nyaman, rasa sakit, dan pendarahan. Terkadang, gusi juga mungkin terkena infeksi.

Pengalaman anak-anak juga dapat memberikan pengaruh emosinal dan mental, dan beberapa di antaranya mungkin merasakan trauma pada pengalaman tersebut dan akan menghindari dokter gigi setelah dewasa nanti.

Rujukan:

  • Douglas JM, Douglass AB, Silk HJ. A practical guide to infant oral health. Am Fam Physician. 2004;70:2113-2120.

  • Dental caries. In: Kliegman RM, Behrman RE, Jenson HB, Stanton BF, eds. Nelson Textbook of Pediatrics. 19th ed. Philadelphia, Pa: Saunders Elsevier; 2011:chap 304.

  • Touger-Decker RJ. Position of the American Dietetic Association: oral health and nutrition. J Am Diet Assoc. 2007;107:1418-1428.

Bagikan informasi ini: