Pengertian dan Gambaran Umum

Pengelupasan kimia adalah teknik pembersihan kulit yang paling banyak dipergunakan saat ini. Dalam tindakan ini, cairan kimia tertentu dioleskan pada kulit oleh dokter ahli kulit dan dibiarkan hingga beberapa menit agar meresap sebelum dilakukan tindakan lanjutan. Tergantung pada tingkat serapan, lapisan terluar dari kulit akan mengelupas dalam waktu satu sampai dua minggu. Efek dari bahan kimia di kulit ini kemudian merangsang pertumbuhan kulit yang baru yang lebih lembut untuk menggantikan kulit yang lama. Pengelupasan kimia biasa dilakukan di wajah, tangan, leher, dan décolletage (dada bagian atas), tetapi sebenarnya dapat pula dilakukan di bagian tubuh manapun.

Keuntungan dari Pengelupasan Kimia

Ketidaksempurnaan kulit biasanya adalah akibat dari jerawat, penuaan, kerusakan akibat sinar matahari, dan penumpukan kulit mati yang menghalangi pori-pori. Dengan kesemuanya ini, kulit terlihat berkerut, kusam, belang, atau berparut. Mengangkat lapisan kulit mati dan menggantikannya dengan kulit yang lebih halus dan lebih indah dapat meningkatkan penampilan seseorang secara dramatis. Perawatan ini akan secara efektif mengurangi bahkan menghilangkan permasalahan kulit, termasuk jerawat, bekas jerawat, noda hitam akibat matahari, hiperpigmentasi, kerut halus, bintik pada kulit, lingkaran hitam, pori-pori lebar, kerutan, belang, serta kulit kering dan bersisik.

Dengan pertumbuhan kulit baru dan peningkatan produksi kolagen yang mengikuti pengelupasan kimia, kulit Anda akan terlihat lebih segar, terlihat muda, lebih cerah, dan lebih halus.

Jenis-Jenis Pengelupasan Kimia

Terdapat beberapa jenis pengelupasan kimia yang dibedakan terhadap seberapa dalam cairan kimia menyerap melalui kulit, dan tipe pengelupasan yang digunakan, diantaranya:

  • Pengelupasan ringan atau dangkal: Jenis ini adalah jenis pengelupasan paling ringan yang tersedia dan bertujuan untuk mengangkat lapisan kulit paling atas untuk kulit yang terlihat lebih cerah dengan cepat.

  • Pengelupasan menengah: Jenis pengelupasan ini memberikan hasil yang lebih dramatis dan meresap ke lapisan kulit yang lebih dalam. Jenis ini, bagaimana pun juga, memberikan sensasi yang kurang nyaman, seperti rasa terbakar dan tersengat. Jenis ini memberikan efek samping lebih banyak dan memerlukan masa penyembuhan yang lebih panjang.

  • Pengelupasan dalam: Jenis yang paling kuat dari pengelupasan kimia dan sesuai untuk kerusakan kulit karena sinar matahari yang cukup parah, garis dan kerutan yang lebih dalam, serta bekas luka yang dalam; jenis pengelupasan ini akan mengakibatkan pembengkakan pada kulit selama beberapa hari dan biasanya membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk penyembuhan.

Pengelupasan juga dapat dibedakan berdasarkan alat atau cairan pengelupas yang digunakan, sebagai berikut:

  • Asam glikolat: zat yang paling umum digunakan untuk pengelupasan, digunakan untuk menghilangkan garis-garis halus, terbakar matahari, dan menghasilkan tekstur kulit yang lebih baik dan kulit yang lebih cerah

  • Asam salisilat: lebih kuat dan menyerap lebih dalam, membuatnya sesuai untuk jerawat dan kulit berminyak.

  • Asam laktat: tidak begitu menyakitkan dan memiliki kelembaban alami, sesuai untuk pigmentasi, kulit yang dehidrasi atau kering, dan kulit sensitif.

  • Enzim buahan: Asam-asam ini kaya akan anti bakteri, juga sesuai untuk jerawat, kulit kering, dan tipe kulit hiperreaktif dan sensitif.

  • Asam tartarat dan asam malat: tidak begitu menyakitkan, alternatif untuk pengelupasan yang lebih lembut

  • Asam trikloroasetat (TCA): asam yang lebih kuat untuk pengelupasan menengah dan dalam, digunakan untuk pengencangan kulit, garis-garis halus dan kerutan, pori-pori besar, luka jerawat, dan pigmentasi

  • Fenol: jenis zat pengelupas terkuat, digunakan untuk pengelupasan sangat dalam.

Pengelupasan Kimia: Bagaimana Dilakukan?

Bergantung pada kondisi kulit Anda, Dokter kulit Anda mungkin akan menyarankan pengelupasan awal kulit sekitar 2-3 minggu sebelum tindakan sebenarnya untuk mendapatkan hasil yang lebih sempurna. Pada hari dimana pengelupasan kulit dijadwalkan, Anda akan dipersiapkan dengan pembersihan menyeluruh. Pengelupasan dalam umumnya membutuhkan perangkat bius umum dan dilakukan di laboratorium atau klinik bedah. Setelah persiapan, Dokter kulit Anda akan mengoleskan zat pengelupas dengan cepat dan merata di daerah yang akan dilakukan tindakan. Bergantung pada jenis tindakan, Dokter kulit Anda akan membersihkan zat kimia tersebut pada waktu yang telah diperhitungkan, dari sebentar saja hingga beberapa menit.

Setelah zat pengelupas dibersihkan, kulit Anda akan dirawat agar Anda merasa nyaman. Krim pelembab dapat dioleskan, dan untuk pengelupasan dalam, kain kasa dapat kemudian diletakkan disekitar luka.

Waktu yang dibutuhkan untuk penyembuhan total dari pengelupasan kimia ini akan tergantung pada jenis tindakan yang dilakukan. Untuk pengelupasan ringan, contohnya, penyembuhan membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Meskipun demikian, sekitar tiga sampai lima sesi pengelupasan kimia dibutuhkan untuk mencapai hasil dramatis yang diinginkan. Untuk pengelupasan menengah, penyembuhan biasanya memakan waktu hingga satu sampai dua minggu, dengan peresapan dan pengolesan krim pelembab yang disarankan sebagai perawatan harian. Pengelupasan dalam biasanya membutuhkan waktu 20 hari untuk penyembuhan total di rumah. Beberapa kunjungan lanjutan juga diperlukan pada minggu pertama. Setelah pengelupasan, dokter kulit Anda akan mengharuskan Anda untuk menghindari paparan sinar matahari selama beberapa waktu dan mengoleskan tabir surya dengan SPF tinggi.

Kapan Menemui Dokter

Pengelupasan kimia pada umumnya aman dan efektif dalam peremajaan kulit. Di tangan ahli kulit, efek samping dari tindakan ini biasanya ringan dan mudah dikendalikan. Efek samping normal termasuk kemerahan dan pembengkakan di daerah dimana pengelupasan dilakukan, penggelapan sementara pada kulit, serta kulit kering dan luka. Efek samping berat sangat jarang terjadi dan biasanya terjadi karena reaksi alergi, terkena herpes (pada mereka yang memiliki sejarah penyakit ini), meningkatnya kepekaan terhadap cahaya, dan kemungkinan infeksi. Jika Anda mengalami ketidaknyamanan berat yang berlangsung selama lebih dari jangka waktu yang diperkirakan, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter kulit Anda.

Pilihan Lain untuk Pencerahan Kulit

Di samping pengelupasan kimia, terdapat cara lain yang dapat mencerahkan dan meningkatkan tampilan kulit. Cara ini termasuk dermabrasi dan peremajaan kulit dengan laser yang juga didasarkan pada konsep pengelupasan lapisan terluar (eksfoliasi) untuk merangsang sel kulit baru. Dermabrasi melibatkan penggunaan alat yang menghasilkan luka kecil untuk menghancurkan dan menyingkirkan lapisan teratas kulit dan mendorong pertumbuhan kembali sel kulit. Peremajaan kulit dengan laser, di sisi lain, menggunakan mesin laser dan menyasar pada ketidaksempurnaan dan bercak pada kulit serta memperbaikinya sesuai dengan yang diharapkan.

Teknik terbaik untuk peremajaan kulit akan tergantung pada kondisi dan jenis kulit, pilihan Anda, serta anjuran dokter. Hasil terbaik dapat dicapai dengan menggunakan gabungan dari metode-metode efektif tersebut diatas.

Rujukan:

  • American Academy of Dermatology. “Is a Chemical Peel the Right Choice for You?” Available: https://www.aad.org/dermatology-a-to-z/diseases-and-treatments/a---d/chemical-peel/is-it-right-for-you

  • My Face My Body The Ultimate Beauty Guide. “Types of Chemical Peel” Available: http://www.myfacemybody.com/procedures/non-surgical/chemical-peels/types-of-chemical-peel/

  • Tanzi EL, Alster TS (2008). Skin resurfacing: Ablative lasers, chemical peels, and dermabrasion. In K Wolff et al., eds., Fitzpatrick's Dermatology in General Medicine, 7th ed., vol. 2, pp. 2364–2371. New York: McGraw-Hill Medical.

Bagikan informasi ini: