Semua Tentang Perawatan Kulit dengan Laser

Perawatan kulit dengan laser adalah langkah penggunaan laser untuk memperbaiki kerusakan kulit atau menghilangkan noda hitam di kulit. Tindakan ini adalah pilihan yang tepat bagi orang-orang yang ingin memiliki kulit lebih halus serta tampak lebih muda. Perawatan kulit dengan laser juga dikenal sebagai penguapan laser atau pengelupasan. Perawatan kulit dengan laser dikenal juga dengan peremajaan kulit menggunakan laser.

Perawatan kulit dengan laser memanfaatkan teknologi laser untuk mengirim gelombang cahaya singkat pada daerah kulit tertentu. Laser memisahkan ikatan molekul dan menguapi sel-sel kulit yang berakibat pada pengangkatan lapisan kulit. Dalam perawatan kulit dengan menggunakan laser, epidermis, atau lapisan terluar kulit, akan diangkat. Pada saat yang sama, lapisan kulit dermis, yang merupakan lapisan kulit tengah, dipanaskan, merangsang sel-sel kulit untuk memproduksi elastin dan serat kolagen. Laser digunakan sebagai perawatan kulit dalam menahan kerusakan pada kulit rusak dan mendorong penyembuhan luka dan perbaikan kulit. Proses penyembuhan menghasilkan sel kulit baru yang mengakibatkan lapisan kulit menjadi lebih halus dan kencang.

Perawatan kulit dengan laser saat ini digunakan dalam penyembuhan berbagai masalah kulit. Kerutan, keriput, dan garis-garis halus lainnya pada wajah lainnya dapat diobati dengan baik menggunakan perawatan kulit dengan laser. Anda juga dapat memperoleh manfaat dari perawatan kulit dengan laser jika kulit Anda rusak akibat sinar matahari, bekas luka yang kecil atau dangkal, bekas jerawat, atau luka atau lesi akibat pembuluh darah yang membesar yang dikenal sebagai telangiektasia. Tanda regangan dapat dikurangi, tetapi tidak dapat dihilangkan secara sempurna. Peremajaan kulit dengan laser umumnya tidak dianjurkan untuk seseorang yang memiliki kulit sangat gelap dan orang-orang dengan masalah jerawat yang aktif.

Salah satu keuntungan utama dari peremajaan kulit dengan menggunakan laser adalah perawatannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien, dengan menargetkan pada daerah kulit dan lesi tertentu.

Jenis Laser yang Digunakan

Terdapat dua jenis laser yang biasa digunakan dalam perawatan kulit. Laser karbon dioksida atau CO2 mengankat tipis lapisan kulit, dengan sedikit kerusakan pada jaringan sekitarnya dikarenakan panas. Waktu pemulihan biasanya berlangsung selama sekitar dua minggu. Laser erbium meminimalisir kerusakan jaringan kulit disekitarnya sehingga komplikasi seperti kemerahan dan bengkak lebih dapat dihindari. Tindakan ini lebih efektif dalam menghilangkan bekas luka, dan waktu pemulihannya lebih cepat. Di antara keduanya, laser karbon dioksida lebih cenderung mengakibatkan luka dan hipopegmentasi dibandingkan dengan laser erbium.

Fractional laser photothermolysis adalah teknologi terbaru dari peremajaan kulit dengan menggunakan laser. Dengan teknik ini, pecahan sinar laser digunakan, mengantarkan ledakan sinar kecil, tepat ke kulit. Cara ini memungkinkan tindakan dilakukan dengan lebih presisi dengan risiko lebih sedikit, tanpa menganggu bagian kulit yang sehat dan normal diantara daerah perawatan.

Perawatan kulit dengan laser sendiri dapat digunakan untuk mengurangi penyimpangan pada kulit atau dapat digunakan bersamaan dengan tindakan bedah plastik lainnya, seperti sedot lemak atau bedah kecantikan lainya, untuk memperhalus dan mengencangkan permukaan kulit.

Siapa yang Memenuhi Syarat untuk Perawatan Kulit dengan Laser?

Jika Anda ingin tahu apakah perawatan kulit laser sesuai untuk Anda, Anda disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit atau dokter bedah plastik Anda. Sangat penting bahwa Anda menemukan ahli kesehatan yang pengalaman dalam teknik laser. Mereka dapat menentukan apakah Anda layak untuk melakukan tindakan perawatan kulit dengan laser ini. Mereka juga dapat membahasnya dengan Anda bagaimana perawatan ini bekerja dan membantu Anda untuk membuat keputusan yang realistis dan mengusahakan harapan Anda sehubungan dengan tindakan ini.

Beritahukan kepada dokter Anda jika Anda mengalami demam, alergi, luka, atau lecet karena pengobatan ini dapat mengakibatkan timbulnya ruam-ruam pada pasien dengan risiko tinggi. Anda akan diminta untuk mengkonsumsi obat-obatan tertentu sebelum tindakan dilakukan. Dokter Anda mungkin akan menyarankan menggunaan retinoid oles (topical) atau antibiotik diminum sebelum tindakan untuk mempersiapkan kulit Anda dan mencegah perkembangan infeksi. Anda pun harus berhenti merokok selama setidaknya dua minggu dan mengurangi paparan sinar matahari.

Perawatan kulit laser adalah tindakan rawat jalan yang berarti bahwa Anda dapat pulang pada hari yang sama. Tindakan ini dapat berlangsung selama 30 menit sampai dengan 2 jam, bergantung pada bagian mana dari kulit Anda yang akan ditindak. Obat bius lokal biasanya diberikan sebelum tindakan dilakukan. Jika daerah tindakan cukup luas, Anda mungkin harus dibius selama tindakan dilakukan.

Pemulihan dan Perawatan Pasca Tindakan

Setelah perawatan dilakukan, Anda akan diajarkan bagaimana merawat kulit Anda pasca tindakan dengan baik. Anda harus mencuci daerah tersebut beberapa kali sehari dan mengoleskan salep atau krim. Cara ini membantu untuk mencegah pembentukan luka di daerah yang sedang dirawat. Anda juga akan diharuskan untuk menggunakan krim tabir surya setelah perawatan. Eritema atau kemerahan dan pembengkakan dapat terjadi setelah tindakan dilakukan. Anda mungkin harus mengompres dingin daerah tersebut dan menjaga kepala Anda lebih tinggi, terutama saat tidur. Pada beberapa pasien, steroid mungkin harus diberikan untuk mengurangi pembengkakan. Kondisi ini biasanya dapat diatasi dalam waktu dua minggu setelah tindakan. Hias wajah atau make-up biasanya dapat digunakan setelah beberapa hari. Tanyakan pada dokter kulit atau ahli bedah plastik Anda untuk petunjuk khusus setelah perawatan.

Setelah perawatan kulit dengan laser, Anda akan diminta untuk tetap bekonsultasi dengan dokter. Hal ini akan memungkinkan dokter Anda mengevaluasi kulit dan perkembangan Anda secara teratur. Anda mungkin diberi obat oles, seperti asam retinoat atau hidrokuinon setelah beberapa minggu, untuk mempercepat penyembuhan luka dan pengembalian kondisi kulit.

Seperti tindakan lainnya, komplikasi mungkin timbul setelah tindakan peremajaan kulit menggunakan laser ini. Infeksi dapat terjadi, terutama ketika antibiotik tidak digunakan seperti yang dianjurkan. Hipopigmentasi, atau warna lebih terang pada daerah yang dirawat dibandingkan dengan bagian kulit lainya, juga dapat terjadi. Kondisi ini biasanya tergantung dengan seberapa dalam laser menembus kulit. Juga, karena perawatan kulit dengan laser menghasilkan luka pada kulit, bekas luka hipertrofik dan keloid dapat pula terbentuk. Kondisi ini dapat dihindari dengan menggunakan obat oles tertentu. Jika Anda rentan terhadap keloid, Anda harus memberitahu dokter Anda sebelum tindakan dilakukan. Secara umum, komplikasi setelah tindakan ini sangatlah rendah.

Kebanyakan pasien yang menjalani perawatan kulit dengan laser puas dengan hasilnya. Mungkin terjadi penghentian sesaat dalam penyembuhan, kemudian akan terjadi kemajuan yang signifikan. Kondisi ini biasanya berlangsung selama enam bulan sebelum hasil akhir dari tindakan ini dapat terlihat. Pada beberapa pasien, tindakan lanjutan harus dilakukan beberapa bulan setelah perawatan awal. Perawatan kulit dengan laser umumnya merupakan tindakan yang aman bila dilakukan oleh dokter profesional yang berpengalaman dan berkualitas.

Rujukan:

  • Plastic Surgery Organization. http://www.plasticsurgery.org/cosmetic-procedures/laser-skin-resurfacing.html
  • American Society for Dermatologic Surgery. https://www.asds.net/LaserResurfacingInformation.aspx
Bagikan informasi ini: