Apa itu Perbaikan Gigi Palsu?

Gigi palsu merupakan cara untuk menggantikan gigi yang hilang dengan biaya yang terjangkau. Walaupun dirancang untuk tahan laman, namun gigi palsu tetap tidak sekuat gigi alami atau implan gigi. Bila digunakan untuk menggigit benda keras atau terjatuh ke lantai, gigi palsu dapat rusak. Salah satu gigi palsu atau lebih juga bisa menjadi tidak sejajar karena tekanan atau robekan yang berlebihan.

Gigi palsu yang rusak atau tidak sejajar dapat menyebabkan berbagai masalah mulut. Gigi palsu ini dapat melukai gusi dan menyebabkan luka yang dapat menyebabkan infeksi dan masalah parah. Masalah gigi tiruan perlu diperbaiki oleh dokter gigi atau teknisi laboratorium gigi. Biasanya, gigi palsu yang rusak akan dikirim ke laboratorium gigi di mana teknisi terlatih akan melakukan perbaikan yang dibutuhkan. Namun, dokter gigi akan memeriksa masalahnya terlebih dahulu, dan memberikan teknisi instruksi bagaimana gigi palsu harus diperbaiki atau disesuaikan.

Siapa yang Perlu Menjalani Perbaikan Gigi Palsu dan Hasil yang Diharapkan

Merupakan praktik standar bagi dokter gigi untuk memberitahu pasien tentang cara merawat gigi palsu dengan benar, terutama jika pasien pertama kali menggunakan gigi palsu. Sayangnya, meskipun telah dirawat dengan baik, gigi palsu bisa rusak seiring waktu. Selain itu, ada juga kasus di mana perubahan struktur tulang rahang membuat gigi palsu menjadi longgar. Selain tidak nyaman, gigi palsu yang longgar juga dapat mengganggu, terutama jika terus terjatuh ketika berbicara atau makan.

Jika gigi palsu Anda bermasalah, Anda harus berkonsultasi dengan dokter gigi Anda. Gigi palsu mungkin memerlukan penyesuaian jika sudah tidak nyaman digunakan, atau bagian yang rusak mungkin perlu diperbaiki. Jika gigi tiruan tidak dapat lagi diperbaiki atau disesuaikan agar sesuai dengan gusi, kemungkinan gigi palsu perlu diganti dengan yang baru.

Untungnya, memperbaiki gigi palsu tidak memerlukan banyak waktu. Bahkan, beberapa perbaikan hanya berlangsung sekitar satu jam dan tidak mahal. Namun, jika gigi palsu tidak bisa diperbaiki atau disesuaikan lagi dan harus diganti, Anda mungkin perlu membayar lebih dan menunggu beberapa minggu untuk penggantiannya.

Cara Kerja Perbaikan Gigi Palsu

Jika gigi tiruan baru telah dipasang, penyesuaian perlu dilakukan sampai benar-benar pas dan Anda dapat menggigit dengan normal. Penting untuk dipahami bahwa karena gigi alami telah hilang, tulang rahang memiliki kecenderungan untuk menyusut. Bagian akrilik dari gigi palsu akan melapisi gigi dengan senyaman mungkin, namun karena ada celah dari gigi yang hilang, ukuran gusi dapat berubah.

Selain itu, gusi mungkin menjadi lunak pada beberapa daerah dan keras pada yang lainnya, sehingga gigi palsu terasa tidak nyaman. Dokter gigi hanya perlu melakukan penyesuaian sederhana hingga gigi palsu terpasang dengan nyaman.

Jika gigi palsu rusak, perlu dilakukan perbaikan. Perbaikannya akan tergantung pada masalah gigi palsunya. Bila ada bagian gigi palsu yang hilang atau rusak, teknisi laboratorium akan memerlukan bentuk asli gigi palsu untuk membuat cetakan.

Jika potongannya tersedia, teknisi akan melekatkannya dan perbaikan akan dilakukan dalam waktu singkat. Jika tidak, dokter gigi perlu membuat cetakan yang lain.

Jika gigi palsu pecah atau terbelah dua, teknisi akan mengelemnya dan memperbaiki bagian yang pecah. Beberapa teknisi bahkan memperkuat gigi tiruan dengan memasukkan batang logam kecil di antara pecahan potongan sebelum merekatkannya.

Kemungkinan Resiko dan Komplikasi Perbaikan Gigi Palsu

Jika perbaikan dilakukan oleh dokter gigi atau teknisi gigi, maka prosedur ini bebas komplikasi dan resiko. Dokter gigi akan memastikan perbaikan dilakukan dengan sempurna dan gigi palsu disesuaikan dengan benar sebelum Anda meninggalkan klinik.

Namun, jika Anda mencoba untuk melakukan perbaikan sendiri atau dibantu oleh orang yang tidak memenuhi syarat, mungkin akan terjadi sejumlah komplikasi.

Ada peralatan perbaikan sendiri yang dijual bebas, yang tentunya tidak dianjurkan dokter gigi. Meskipun bahan dalam peralatan ini mirip dengan yang digunakan di laboratorium gigi, memperbaiki gigi palsu memerlukan keterampilan khusus. Mencoba melakukan perbaikan sendiri akan lebih merugikan daripada menguntungkan. Sayangnya, memperbaiki perbaikan yang gagal akan sulit atau tidak mungkin dilakukan sama sekali oleh dokter gigi atau teknisi gigi. Bila hal ini terjadi, gigi palsu perlu diganti dan akan dikenakan biaya lebih mahal.

Bahan kimia, seperti sealant dan perekat industri tidak boleh digunakan saat merekatkan gigi palsu karena bahan kimia ini beracun dan dapat membakar mulut atau menyebabkan masalah lainnya.

Rujukan:

  • Stevenson RB. Denture Care. J Am Dent Assoc. 2011;142(6): 596-8.
Bagikan informasi ini: