Apa itu Manipulasi Tulang Belakang?

Manipulasi tulang belakang adalah tindakan yang dilakukan oleh ahli kiropraktik profesional dengan memberikan sejumlah tekanan pada sendi tulang belakang. Prosedur ini juga dikenal dengan istilah penyesuaian kiropraktik. Tindakan ini bertujuan untuk memperbaiki susunan sendi tulang belakang untuk meningkatkan fungsi tubuh dan menghilangkan nyeri kronis, terutama nyeri punggung.

Klinik kiropraktik adalah tempat terbaik bagi pasien yang ingin memperbaiki postur tubuh mereka, mengurangi nyeri leher dan punggung, serta meningkatkan fungsi tubuh yang dipengaruhi oleh sendi tulang belakang. Seperti yang telah dijelaskan oleh International Chiropractor’s Association, tindakan penyesuaian tulang belakang adalah tindakan tunggal yang hanya dapat dilakukan oleh ahli kiropraktik karena dilakukan dengan memberikan tekanan yang kuat dan tiba-tiba pada tulang belakang. Tekanan ini dapat memperbaiki posisi tulang belakang yang bermasalah dan memanipulasi sendi agar dapat bekerja dengan lebih baik.

Ahli kiropraktik percaya bahwa struktur tubuh manusia sangat memengaruhi fungsi tubuh. Apabila tulang, otot, saraf, dan sendi tidak berada di posisi yang tepat, pasien dapat mengalami berbagai gangguan kesehatan. Oleh karena itu, perawatan kiropraktik seperti penyesuaian tulang belakang dapat menyeimbangkan struktur tubuh, sehingga tubuh dapat pulih dengan sendirinya.

Siapa yang Perlu Menjalani Manipulasi Tulang Belakang dan Hasil yang Diharapkan

Pasien yang menderita berbagai gangguan kesehatan dapat menjalani pengobatan dengan manipulasi tulang belakang. Pasien yang paling tepat menjalani perawatan ini adalah mereka yang mengeluh akibat sakit kepala, nyeri punggung dan leher, nyeri sendi, artritis, infeksi dan nyeri telinga, tekanan darah yang tidak normal, skoliosis (tulang belakang melengkung ke samping), kinerja organ tubuh yang terganggu, atau asma. Bahkan wanita hamil sekalipun dapat menjalani perawatan ini untuk memastikan kesehatan kehamilan mereka.

Pada dasarnya, pasien dapat menjalani manipulasi tulang belakang apabila ada tulang belakang mereka yang posisinya berubah akibat terjatuh atau terpeleset. Gangguan pada tulang belakang dikenal sebagi makrotrauma. Postur tubuh yang buruk dapat menyebabkan seluruh bagian tulang belakang menjadi tidak sejajar. Perawatan ini juga disarankan bagi pasien yang mengalami pembengkakan sendi intervertebral, peradangan pada tulang belakang dan tubuh akibat oleh pola makan yang tidak sehat karena kurangnya vitamin, mineral, atau air, gejala yang terjadi karena tekanan psikologis, dan perubahan degeneratif pada bantalan intervertebral atau tulang belakang seperti osteoporosis, dan penegangan pada otot punggung yang memengaruhi tulang belakang.

Cara Kerja Manipulasi Tulang Belakang

Kiropraktik adalah sebuah ilmu yang sangat luas dan terfokus pada penanganan penyakit neuromuskular (gabungan saraf dan otot) serta menjaga kesehatan tulang belakang. Banyak ahli kiropraktik yang telah mengembangkan teknik tersendiri dalam melakukan perawatan kiropraktik. Biasanya, manipulasi tulang belakang dilakukan dengan memberikan tekanan berkecepatan tinggi pada tulang belakang dengan menggunakan lengan tuas yang pendek. Tekanan ini akan menyebabkan keluarnya karbon dioksida, nitrogen, dan oksigen dari rongga sendi. Setelah manipulasi tulang belakang selesai, pasien akan merasakan sedikit ketidaknyamanan yang diikuti dengan hilangnya nyeri.

Teknik manipulasi tulang belakang lainnya adalah:

  • Postur samping (side posture). Juga dikenal sebagai lumbar roll, ahli kiropraktik akan memberikan tekanan yang cepat dan tepat sasaran pada tulang belakang yang tidak sejajar untuk mengembalikannya ke posisi semula saat pasien berbaring menyamping.

  • Toggle drop. Sebuah teknik yang banyak diminati, toggle drop dilakukan dengan tangan yang disilangkan untuk memberikan tekanan yang kuat pada bagian tertentu tulang belakang. Tangan yang disilangkan tersebut akan memberikan tekanan yang cepat dan tepat sasaran untuk mengubah posisi tulang belakang dan memperbaiki pergerakan sendi tulang belakang.

  • Penyesuaian meja (table adjustment). Saat teknik ini digunakan, pasien akan berbaring di atas meja khusus yang memiliki bagian yang dapat disesuaikan. Ketika salah satu bagian meja diturunkan, ahli kiropraktik akan memberikan tekanan untuk melakukan sedikit penyesuaian.

  • Release work. Teknik ini tidak menggunakan tekanan yang cepat dan tepat sasaran seperti teknik perawatan lainnya. Namun, ahli kiropraktik akan menggunakan bagian ujung jarinya untuk memberikan sedikit tekanan pada tulang belakang untuk memisahkan tulang-tulang tersebut.

  • Manipulasi di bawah pengaruh obat bius. Teknik ini hanya dapat dilakukan di bagian rawat inap rumah sakit, dan apabila pasien telah mencoba teknik kiropraktik tradisional lainnya namun tidak berhasil.

  • Penyesuaian dengan alat. Teknik ini dikenal sebagai salah satu teknik penyesuaian tulang belakang yang paling tidak menyakitkan. Selama perawatan, pasien akan berbaring di atas meja, sedangkan ahli kiropraktik akan menggunakan alat aktivasi yang mengandung pegas untuk mengubah posisi tulang belakang.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Manipulasi Tulang Belakang

Menurut World Health Organization, manipulasi tulang belakang adalah perawatan yang aman dan efektif. Perawatan ini bahkan bisa dijalani oleh wanita hamil, asal dilakukan oleh ahli kiropraktik yang bersertifikat. Perawatan ini dapat mencegah dan mengobati berbagai gangguan kesehatan. Walaupun sangat jarang menyebabkan komplikasi, ada beberapa pasien yang menderita hernia (perubahan posisi) bantalan tulang belakang, stroke, sindrom cauda equine (pembengkakan saraf tulang belakang), serta patah tulang pada tulang belakang dan tulang rusuk.

Rujukan:

  • Rindfleisch JA, Early B. Neck pain. In: Rakel D, ed. Integrative Medicine. 3rd ed. Philadelphia, PA: Saunders Elsevier; 2012:chap.

  • Rubinstein SM, van Middelkoop M, Assendelft WJ, de Boer MR, van Tulder MW. Spinal manipulative therapy for chronic low-back pain. Cochrane Database Syst Rev. 2011 Feb 16;(2):CD008112.

  • Chou R, Loeser JD, Owens DK, Rosenquist RW, et al; American Pain Society Low Back Pain Guideline Panel. Interventional therapies, surgery, and interdisciplinary rehabilitation for low back pain: an evidence-based clinical practice guideline from the American Pain Society. Spine. 2009;34(10):1066-77.

  • Walker BF, French SD, Grant W, Green S. Combined chiropractic interventions for low-back pain. Cochrane Database Syst Rev. 2010;(4). Review.

Bagikan informasi ini: