Definisi dan Gambaran Umum

Influenza adalah kondisi infeksi umum yang dapat menjadi komplikasi yang serius bahkan kadangkala fatal. Sekitar 20% dari populasi umum terkena influenza setiap tahunnya. Bahkan orang yang sebelumnya sehat dapat terinfeksi dan menyebarkan penyakit ini pada orang lain, yang mengakibatkan seseorang dirawat dan bahkan meninggal. Setidaknya terdapat 3.000 kematian setiap tahunnya sehubungan dengan influenza. Jumlah ini dapat mencapai lebih dari 40.000 selama musim flu yang sangat buruk. Kebanyakan dari kematian tersebut terjadi pada orang tua, terutama yang berusia lebih dari 65 tahun.

Melakukan vaksinasi flu tahunan adalah cara yang sangat mudah dan efektif untuk mengurangi risiko pengidapan dan penularan virus influenza. Setiap orang yang memperoleh vaksinasi influenza cenderung tidak membutuhkan pengobatan oleh dokter spesialis atau penyedia jasa kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa pasien rawat inap dengan influenza menurun sebanyak lebih dari 70%. Angka ini menunjukkan penyakit, rawat inap, dan kematian yang berhubungan dengan flu telah berkurang secara berarti.

Bagaimana Vaksin Flu Bekerja

Vaksin flu melindungi dari tiga sampai dengan empat jenis penyakit, tergantung pada jenis penyakit apa seseorang biasanya terinfeksi dalam setahun, berdasarkan penelitian. Seperti pada kebanyakan vaksin lainnya, vaksin flu memberikan perlindungan dengan cara memunculkan reaksi kekebalan dari tubuh dan mendorong tubuh mengeluarkan antibodi untuk melawan virus influenza. Dibutuhkan waktu sekitar dua minggu sejak imunisasi sebelum vaksin bisa benar-benar bekerja. Vaksinasi harus dilakukan segera setelah vaksin flu tahun tersebut tersedia, biasanya di bulan Oktober. Vaksinasi harus terus diberikan bahkan hingga bulan-bulan setelah musim flu berlalu, sepanjang masih terdapat risiko tertular virus.

Jenis Vaksin Flu yang Tersedia

Terdapat beberapa jenis vaksin flu yang tersedia. Vaksin flu dapat terdiri dari tiga atau empat kombinasi. Vaksin dengan tiga kombinasi bekerja melawan tiga jenis virus flu, termasuk dua virus influenza A dan satu influenza B. Sementara vaksin dengan empat kombinasi bekerja melawan empat jenis virus yang termasuk dua virus influenza A dan dua influenza B.

Vaksinasi flu dapat dilakukan dengan beberapa cara. Vaksinasi tradisional diberikan secara intramuskular (disuntikkan langsung ke dalam otot), tetapi beberapa vaksinasi juga dapat dilakukan di dalam kulit, melalui suntikan ke dalam lapisan jaringan kulit. Virus influenza dosis tinggi harus diberikan kepada orang-orang yang lebih tua. Salah satu bentuk dari vaksin dengan empat kombinasi dapat diberikan sebagai obat semprot hidung, yang biasanya dipilih bagi anak-anak yang sehat.

Mengapa Injeksi Tahunan Flu Menjadi Penting

Suntikan flu perlu diberikan setahun sekali dalam rangka meningkatkan perlindungan optimal bagi individu. Hal ini dikarenakan kekebalan tubuh terhadap virus menurun seiring berjalannya waktu dan harus selalu diperbaharui. Alasan lain perlunya vaksinasi tahunan dikarenakan virus flu mengalami fenomena yang dikenal dengan penyimpangan antigen, dimana virus berubah secara terus-menerus. Jenis virus flu yang berbeda dapat muncul di satu musim dan berganti pada musim berikutnya. Setiap tahun, formulasi dari vaksin tersebut diperbaharui. Oleh karena itu, imunisasi tetap perlu dilakukan setiap tahun.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), menyarankan bahwa setiap individu yang berusia diatas enam bulan sebaiknya memperoleh vaksinasi influenza tahunan. Vaksinasi ini khususnya dianjurkan bagi siapapun yang memiliki risiko terkena influenza dan komplikasinya. Kelompok ini termasuk anak dibawah usia 5 tahun, dewasa berusia diatas 65 tahun, mereka yang tinggal di daerah ramai dan di rumah perawatan, pasien dengan kondisi kesehatan yang kronis, seperti penyakit paru-paru dan ginjal, dan pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pengidap HIV. Vaksinasi flu juga disarankan bagi orang-orang yang berhubungan dekat dengan orang-orang dari kelompok berisiko tinggi, seperti perawat, pengasuh bayi, dan pekerja kesehatan. Vaksinasi flu juga dapat melindungi wanita hamil dan bayinya pada bulan pertama kehamilan.

Efek Samping

Sebagaimana pengobatan lainnya, Anda mungkin akan mengalami efek samping setelah mendapatkan vaksinasi flu. Efek samping yang terjadi biasanya tidak begitu berbahaya, biasanya ditandai dengan rasa sakit atau kemerahan pada daerah injeksi dan demam ringan. Sehubungan dengan hidung, vaksinasi dapat menyebabkan sakit kepala dan pilek. Anda tidak akan mendapatkan flu dari vaksin influenza. Sangat jarang pula bagi penerima vaksinasi untuk mengalami komplikasi serius dari vaksin flu. Namun demikian, agar selalu aman, akan sangat bijak untuk selalu memberitahukan dokter Anda tentang alergi atau efek samping yang pernah Anda alami di masa lalu. Pasien dengan alergi berat, khususnya pada telur, akan diberikan vaksin bebas telur untuk menghindari reaksi alergi. Penting juga untuk memberitahukan dokter Anda jika Anda memiliki sindrom Guillain–Barré, penyakit saraf, di masa lalu.

Anda dapat memperoleh imunisasi dengan vaksin flu di berbagai lokasi, termasuk klinik dokter setempat, puskesmas, rumah sakit dan fasilitas perawatan primer, dan bahkan di sekolah-sekolah. Terdapat pula program online, seperti pada situs CDC, yang dapat mengarahkan Anda pada daerah sekitar Anda yang menawarkan imunisasi flu.

Referensi:

  • Centers for Disease Control and Prevention
  • Flu.gov
Bagikan informasi ini: