Apa itu Penyakit Dalam?

Penyakit Dalam adalah spesialisasi medis yang berhubungan dengan berbagai penyakit dan masalah kesehatan yang memengaruhi organ-organ bagian dalam orang dewasa. Yang disebut spesialis penyakit ini adalah dokter pengobatan, internis, atau internis umum. Sebutan internis tidak sama dengan interns, yang merupakan sebutan bagi mahasiswa kedokteran yang sedang magang di tahun pertama.

Secara garis besar, internis adalah dokter untuk orang dewasa, meskipun mereka juga bekerja untuk pasien orang tua dan remaja, yang biasanya berusia 13 tahun ke atas. Ruang lingkup mereka sangat luas.

Mereka diharuskan memiliki pengetahuan klinis dan keahlian, baik dalam penyakit sederhana maupun kompleks yang disebabkan oleh atau mempengaruhi organ internal. Di sisi lain, karena penyakit yang kompleks dapat memengaruhi organ yang berbeda, seorang internis, pada titik tertentu, akan berurusan dengan kulit dan struktur eksternal lainnya.

Mereka bertanggung jawab untuk menilai, diagnosis, dan perawatan penyakit internal. Jangka waktu perawatan bisa pendek atau panjang tergantung pada kondisi kesehatan. Mereka juga diharapkan untuk memberikan langkah-langkah pencegahan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien, dan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan yang lebih baik. Pengetahuan dalam berbagai macam penyakit juga membuat mereka konsultan ideal untuk dokter umum atau dokter keluarga. Mereka juga dapat mengkhususkan diri dalam kesehatan mental dan penyalahgunaan obat.

Internis dapat memberikan perawatan keluarga, tapi mereka berbeda dari dokter keluarga. Mereka tidak ahli dalam perawatan bayi dan ibu, meskipun memiliki beberapa pelatihan dalam ginekologi.

Meski internis diharapkan mengetahui penyakit paling langka dan kondisinya, mereka juga dapat subspesialisasi. Menurut American College of Physicians, organisasi terbesar untuk internis, ada 13 area keahlian yang mungkin untuk dokter penyakit dalam. Ini termasuk:

  • Kedokteran Remaja, termasuk perkembangan psikologis dan seksual
  • Kedokteran Olahraga
  • Onkologi, seperti radiasi dan bedah
  • Imunologi, yang berkaitan dengan kondisi apapun yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh seperti alergi
  • Hematologi (kondisi yang mempengaruhi darah)
  • Kardiologi
  • Nefrologi (kondisi yang mempengaruhi ginjal)
  • Endokrinologi, termasuk penyakit dan kondisi yang berhubungan dengan metabolisme dan hormon
  • Geriatrics
  • Penyakit menular
  • Gastroenterologi (kondisi yang mempengaruhi saluran usus dan kolon)
  • Rheumatology
  • Pulmonologi


Hal ini berarti bahwa pulmonologi, yang mengkhususkan diri dalam paru-paru, juga dianggap sebagai internis, asalkan dia hanya menangani pasien dewasa.

Karena penyakit dalam bisa sangat luas, panjangnya pelatihan untuk internis sangat bervariasi. Biasanya, mereka mulai dengan delapan tahun pendidikan termasuk empat tahun di sekolah kedokteran. Mereka kemudian melanjutkan program magang untuk penyakit umum, yang dapat berlangsung selama lima tahun. Jika mereka ingin mengkhususkan diri pada bidang spesialisasi tertentu, mereka akan membutuhkan setidaknya 1 sampai 3 tahun lagi.

Ada dua lembaga yang menawarkan sertifikasi: American Osteopathic Board of Internal Medicine dan American Board of Internal Medicine.

Kapan Menemui Internis

Ada baiknya Anda mengunjungi internis ketika Anda:

  • Ingin meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan - Internis dapat memberikan bimbingan, konseling, dan intervensi pencegahan lain untuk meningkatkan kualitas hidup. Mereka dapat memantau atau mengurangi kemungkinan penyakit yang disebabkan oleh risiko genetik.
  • Membutuhkan perawatan komprehensif jangka panjang - Internis merawat pasien secara menyeluruh, tidak hanya satu gejala atau penyakit tertentu. Dengan demikian, mereka ideal untuk pasien yang membutuhkan perawatan jangka panjang atau bahkan perawatan paliatif. Mereka dapat mendiagnosa dan mengobati penyakit kronis seperti diabetes dan gangguan autoimun.
  • Memiliki gejala yang luas - Banyak penyakit serius yang sulit untuk didiagnosis karena gejalanya bisa jadi sama dengan penyakit lain. Beberapa penyakit bahkan tidak menunjukkan gejala sama sekali sampai sudah berada dalam tahap akhir. Periksakan dengan internis selagi muda untuk memastikan diagnosis dan pengobatan yang lebih tepat.
  • Mengembangkan kondisi yang mempengaruhi setiap sistem tubuh - ini termasuk peredaran darah, pernapasan, pembuluh darah (kardiovaskular), pencernaan, dan urin.
  • Memiliki masalah dengan kesehatan mental - gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan sebenarnya sangat kompleks karena gangguan kesehatan mental tidak hanya sekadar emosi yang dialami. Mereka dapat disebabkan misalnya, oleh kegiatan abnormal di otak, penyakit yang tidak kunjung sembuh, atau ketidakseimbangan hormon, yang bisa diperbaiki oleh internis.

    Referensi:

  • https://www.acponline.org/patientsfamilies/aboutinternal_medicine/

  • https://www.aamc.org/cim/specialty/list/us/336842/internal_medicine.html
Bagikan informasi ini: