Apa itu Perawatan Kanker Anak Lanjutan?

Perawatan kanker anak lanjutan merupakan layanan perawatan berkesinambungan dalam jangka panjang yang diberikan kepada anak-anak (18 tahun ke bawah) yang telah menjalani tindakan pengobatan kanker dan dinyatakan sembuh. Layanan ini diberikan oleh ahli onkologi (dokter ahli kanker), klinik kanker, atau seorang perawat. Tujuan dari layanan ini adalah untuk melindungi pasien dari resiko kesehatan yang semakin rentan akibat kanker yang dideritanya. Layanan ini dimulai tepat setelah pasien selesai menjalani seluruh pengobatan kanker dan telah dinyatakan sembuh.

Siapa yang Perlu Menjalani Perawatan Kanker Anak Lanjutan dan Hasil yang Diharapkan

Seluruh penderita kanker anak disarankan untuk menjalani layanan perawatan lanjutan jangka panjang. Layanan perawatan kanker anak ini dibentuk dengan tujuan untuk:

  • Membantu pasien melewati masa transisi kanker dan kembali menjalani aktivitasnya di lingkungan masyarakat, sekolah, dan tempat kerja pilihannya
  • Membantu menjaga kesehatan pasien sebaik mungkin dan mencegah kambuhnya kanker dan komplikasi kesehatan lainnya
  • Membantu menemukan efek yang diakibatkan kanker atau pengobatan kanker. Jika dokter menemukan efek samping apapun, dokter dapat mengobatinya sesegera mungkin sebelum menyebabkan konsekuensi serius atau bahkan kambuh
  • Memantau tanda peringatan dini kambuhnya kanker dan memberikan pasien pengobatan terbaik
    Kunjungan perawatan lanjutan pertama akan dilakukan setelah pasien memasuki masa remisi, dan akan dilanjutkan secara teratur hingga pasien sepenuhnya pulih dari efek penyakit yang dideritanya serta pengobatan yang dijalaninya, seperti operasi. Pada banyak kasus, pasien akan diminta untuk melakukan kunjungan perawatan lanjutan setiap 3-4 bulan hingga 2 tahun, disertai dengan kunjungan rutin tahunan. Frekuensi dan jadwal kunjungan akan dibahas oleh dokter ahli kanker pada saat pemeriksaan lanjutan pertama.

Perawatan kanker anak lanjutan dilakukan hingga pasien berusia 18 tahun. Setelah itu, pasien akan dialihkan pada program perawatan kanker dewasa lanjutan.

Cara Kerja Perawatan Kanker Anak Lanjutan

Selama menjalani kunjungan, pasien akan mendapatkan:

  • Tinjauan kondisi kesehatan menyeluruh
  • Pemeriksaan fisik menyeluruh
  • Pemeriksaan tertentu, seperti endoskopi, pemindaian gambar, dan pemeriksaan darah
  • Skrining efek kanker, seperti masalah kelenjar gondok dan hormon, den pertumbuhan serta perkembangan tertunda atau abnormal pada masa pubertas
    Pasien yang menjalani terapi radiasi atau [kemoterapi] akan mendapat berbagai jenis perawatan lanjutan seperti yang diterima oleh pasien yang menjalani operasi. Dengan demikian, dokter ahli kanker yang memberikan perawatan lanjutan harus memberikan seluruh rincian penting mengenai pengobatan kanker pasien. Rincian tersebut termasuk:

  • Seluruh daftar obat kemoterapi yang digunakan, dosis khusus, total dosis yang diterima, dan tanggal setiap dosis diberikan

  • Jumlah pengobatan radiasi yang telah dijalani pasien, dosis yang diberikan per sesi, total dosis yang diberikan, dan tanggal serta pada bagian tubuh mana pengobatan dilakukan
  • Jenis operasi yang dijalani pasien, tanggal operasi, dan informasi dokter bedah yang melakukan operasi
    Setiap melakukan kunjungan, pasien juga disarankan untuk menjelaskan seluruh gejala baru yang dialami, seperti nyeri, masalah tubuh, masalah emosional atau psikologis, dan kasus kanker baru dalam keluarga. Masalah tubuh yang perlu dilaporkan termasuk masalah kandung kemih, masalah usus, kehilangan memori, gangguan tidur, dan perubahan berat badan drastis yang tidak dapat dijelaskan.

Selain itu, ada faktor tertentu yang diberikan perhatian khusus dalam berbagai tahap perawatan lanjutan. Selama bulan pertama setelah remisi, layanan perawatan lanjutan ini akan dipusatkan pada jumlah waktu yang dibutuhkan untuk pengobatan pasien, hal yang harus dilakukan jika pasien sakit, cara menangani gejala pemulihan (misalnya rasa lelah dan letih), cara membantu pasien meningkatkan kekuatan tubuh, dan cara membantu pasien mendapatkan tidur, istirahat, dan gizi yang cukup. Selama 2-6 bulan setelah remisi, pasien anak dapat mulai melakukan kegiatan latihan fisik atau bahkan olahraga. Kunjungan perawatan lanjutan dapat menjadi kesempatan untuk mendapatkan nasihat dokter mengenai diet dan olahraga yang tepat untuk menjaga pasien tetap sehat.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Perawatan Kanker Anak Lanjutan

Penyedia perawatan kanker anak lanjutan juga memperhatikan secara khusus peringatan dini kemungkinan komplikasi yang dapat mengganggu pasien anak yang telah pulih dari kanker. Gangguan tersebut termasuk:

  • Efek kanker atau pengobatannya terhadap fisik, emosional, dan psikososial penderitanya
  • Kanker baru
  • Kekambuhan penyakit, atau ketika kanker datang kembali pada bagian tubuh yang sama
  • Metastasis atau ketika kanker menyebar pada bagian tubuh lainnya
    Kemungkinan komplikasi dapat terjadi bahkan setelah pasien tumbuh dewasa. Studi menunjukkan pasien yang selamat dari kanker menghadapi resiko kesehatan tertentu. Oleh karena itu, pasien kanker anak perlu mendapatkan perawatan kanker lanjutan yang tepat.

    Rujukan:

  • American Cancer Society. Children diagnosed with Cancer: Understanding the Health Care System. Available at: www.cancer.org/acs/groups/cid/documents/webcontent/002596-pdf.pdf.

  • American Cancer Society. Pediatric cancer center information: Finding and Paying for Treatment. Available at: www.cancer.org/treatment/findingandpayingfortreatment.

Share This Information: